Kamis, 09 Maret 2017

EVALUASI LAPANG KEBUN KARET

Baku sistem konsultasi dan evaluasi perkebunan hingga saat ini mengacu kepada suatu sistem yang berbentuk badan usaha. Kontrak evaluasi biasanya jangka panjang, menuruti sistem antar badan usaha. Tidak dapat dipungkiri sistem ini inefsieisn atau berbiaya tinggi, seringkali rekomendasi yang disusun sangat umum dan tidak menyetuh aspek yang khusus dan spesifik  karena secara umum rekomendasi dari badan usaha konsultan untuk kebutuhan formalistik perbankan atau untuk kebutuhan lain yang belum menyentuh aspek mendasar, teknis dan mikro dari suatu fakta di lapangan.

Atas dasar itu, kami, menyediakan jasa evaluasi lapang kebun karet yang sifatnya individual. Selain nirelatif lebih efisien, kami  selalu mengevaluasi untuk kebutuhan peningkatan manajemen kebun dan manajemen tanaman dalam skala mikro. Dengan demikian, rekomendasi yang kami susun setelah evaluasi lapang bersifat aplikatif, menunjukkan kinerja yang lebih baik, dan lebih dari itu menambah khazanah pengetahuan dan keterampilan para pelaksana di perkebunan.

Pengalaman kami bekerja sebagai peneliti lebih dari 30 tahun dan telah mengevaluasi hampir seluruh perkebunan karet di Indonesia, baik dalam skala besar maupun kecil (kurang dari 1000 ha) merupakan modal dan kapasitas kami untuk menyediakan jasa evaluasi lapang kebun karet di seluruh Indonesia, tanpa mempertimbangkan keluasannya.  Karena sifatnya individual, biaya yang kami tawarkan jauh lebih efisien dan kami sudah menganut prinsip bahwa rekomendasi yang kami susun harus aplikatif, memecahkan masalah di perkebunan, meningkatkan kinerja perkebunan karet yang dievaluasi. Bidang bidang manajemen tanaman, manajemen panen, dan manajemen produksi dan aplikasi teknologi berbasis .

Team kecil kami dengan latar belakang pendidikan doktor dan master, lebih dari 30 tahun bekerja sebagai peneliti yang sudah mendiseminasi hasil penelitian sebagai paket teknologi serta sudah mengevaluasi, mengawal  penerapan rekomendasi, penerapan aspek teknologi dalam seluruh aspek manajemen kebun karet diyakini akan menguntungkan. Disamping itu, kami juga sangat berpengalaman dalam pelatihan SDM di perkebunan karet, demikian juga menelaah dan menemukan masalah masalah yang membebani manajemen perkebunan karet.

Bila berminat terhadap layanan dan jasa kami, dapat menghubungi kami melalui :

                        HP                   : 085292284096 – 085766566922
                        WA                  : 085766566922

                        Email               : bk1122mq@gmail.com

BUKU YANG WAJIB ANDA MILIKI



Sabtu, 25 Februari 2017

METROLAKS

Metrolaks adalah alat yang digunakan untuk mengukur Kadar Karet Kering (KKK) lateks di lapangan. Dengan kata lain, penggunaannya hanya untuk lateks, cairan koloid. Metrolaks berbahan gelas/kaca yang peka akan guncangan sehingga untuk penggunaan di lapangan harus menyiapkan wadahnyasecara khusus. Hal yang juga diperhatikan adalah penggunaannya harus terlebih dahulu melalui kalibrasi laboratorium. Dengan kata lain, ada rumus yang ditetapkan sebelum digunakan. Kalibrasi dianjurkan sekali 6 bulan pada laboratorium atau pabrik karet.
Cara Penggunaan
  1. Siapkan kapasitas 1 liter, kemudian ambil air bersih sebanyak 2 kali (660 ml). Masukkan ke dalam wadah kapasitas 1 liter.Wadah berbentuk tabung reaksi besar yang terbuat dari logam, dengan lingkaran kurang lebih 10  cm, tinggi 25 – 35 cm.
  2. kemudian, ambil lateks yang telah diaduk rata dan bersih sebanyak 1 kali (330 ml). Masukkan ke dalam wadah air pada butir 1. Aduk rata sehingga terjadi pencampuran yang baik antara 2 bagian air bersih dan 1 bagian lateks. Pengadukan dapat menimbulkan buih.
  3. Buih kemudian dihembus pelan sehingga kelihatan permukaan campuran secara jelas.
  4. masukkan secara perlahan metrolaks, dengan bagian ujung runcing di bagian bawah. Kemudian tunggu sampai metrolaks tidak lagi timbul-tenggelam, dan baca angka yang tertera tepat pada permukaan campuran.
  5. Secara umum, Kadar Karet Kering (KKK) adalah = (angka pembacaan x 3)/100 x 100%
  6. Kadar Karet Kering (KKK) yang lebih tepat adalah dengan menggunakan tabel untuk tiap metrolaks yang telah dikalibrasi. Angka pembacaan langsung disetarakan dengan KKK pada tabel yang telah disediakan
catatan : Bila berminat, dapat mengontak 085292284096 dan/atau bk1122mq@gmail.com

 















Rabu, 22 Februari 2017

PENTINGNYA TAPPING SCHOOL

Saat ini, tapping school (pelatihan penyadapan karet secara periodik) sudah tidak pernah lagi dilaksanakan pada seluruh perkebunan karet. Padahal, aspek ini sangat penting terhadap dua hal: 1) peningkatan produksi dan mempertahankannya secara konsisten 2) kesinambungan produksi sesuai dengan umur  ekonomi pohon. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa umur ekonomi yang singkat bersumber dari kesalahan dan keserampangan penyadapan karet. Konsumsi kulit yang tinggi, kedalaman sadap yang tidak terkendali, bahkan bentuk spiral yang tidak sesuai dengan program penyadapan adalah hal yang sangat jamak ditemui saat ini di perkebunan karet. Dengan keadaan ini,perkebunan karet kita menjadi sangat rentan terhadap kesinambungan produksi yang tinggi.
Penyadapan karet sesungguhnya merupakan keterampilan yang perlu dilatih an dievaluasi. Hal ini terutama bagi penyadap pemula. Tapping school perlu digiatkan lagi, baik pada sore hari di depan emplasemen maupun pada lokasi-lokasi tertentu pada perkebunan karet. Saatnya tapping school diprogramkan dan direalisasikan.






Kami menyediakan jasa pelatihan penyadapan karet. Hubungi 085292284096 atau email: karetths@yahoo.com  dan/atau bk1122mq@gmail.com

PENGEMBANGAN PERKEBUNAN KARET PADA LAHAN SUB OPTIMAL: CATATAN RINGKAS

Tanaman karet berasal dari lembah Amazon, Brazilia dengan curah hujan 2000-3000 mm/tahun. Di Indonesia tanaman karet dibudidayakan umumnya pada dataran rendah dengan curah hujan antara 1500-4000 mm/tahun. Dengan makin terbatasnya lahan yang ideal untuk tanaman karet serta kompetisi dalam hal penggunaan lahan dengan komoditi lainnya, perusahaan perkebunan atau petani ingin mengembangkan karet pada lahan dengan kondisi sub optimal.
Lahan pasang surut sangat luas arealnya di Sumatera maupun Kalimantan. Kendala yang dihadapi pada lahan pasang surut adalah air tanah yang dangkal dan pH tanah yang mungkin sangat rendah karena adanya lapisan pirit.Dari pengamatan lapang dan penelitian yang telah dilakukan tanaman karet berpotensi untuk dikembangkan pada lahan tipe D dengan kedalaman air tanah lebih dari 50 cm dan pH tanah >3,5.
Pada elevasi tinggi (>500 m), kendala yang mungkin dihadapi adalah suhu udara yang rendah yang berakibat menurunnya pertumbuhan tanaman. Untuk setiap kenaikan 100 m dari permukaaan laut, suhu udara turun 0.6oC. Dengan menggunakan model pertumbuhan karet, lilit batang tanaman menurun rata-rata sekitar 5,5% untuk setiap penurunan suhu sebesar 1oC dari suhu optimum. Aliran lateks diperkirakan akan lebih lama pada suhu 18-24 oC sehingga perlu penyesuaian sistem sadap.
Daerah beriklim kering juga diupayakan untuk dikembangkan karet. Di Thailand karet dikembangkan pada wilayah semi arid dengan curah hujan kurang dari 1200 mm/tahun dan diperkirakan potensi produksinya hanya 75% dari daerah optimum. Fenomena yang menarik dari respon karet terhadap kekeringan adalah cepatnya pemulihan produksi setelah tersedia curah hujan yang cukup. Kemarau panjang tahun 1997 menurunkan produksi karet sebesar 210 kg/ha atau penurunan produksi sebesar 30% pada periode Juli-November. Depresi produksi hanya terjadi tiga bulan saat terjadi kekeringan dan kemudian pada saat gugur daun dan pembentukan daun baru tidak dijumpai perbedaan produksi karet. Pengembangan karet dengan bulan kering (<100 mm/bulan) hingga 6 bulan memungkinkan dan dengan harga karet yang tinggi saat ini, produksi yang dicapai masih memberikan keuntungan.

PENYADAPAN KARET YANG TIDAK SESUAI REKOMENDASI

Pengalaman saya dalam menyusun rekomendasi penyadapan untuk 4 bulan ke depan menunjukkan, seringkali di dalam pelaksanaannya tidak sesuai dengan rekomendasi yang telah disusun. Para pelaksana di kebun selalu mengambil jalan pintas demi produksi sesaat sehingga dalam jangka menengah produksi tidak pernah tercapai dan pohon mengalami stres, yang pada akhirnya mempersingkat umur tanaman. Fenomena ini terutama lazim pada kebun-kebun yang tingkat pengawasannya sangat rendah. Indikasi awal dari pelaksanaan penyadapan yang amburadul ini adalah : g/p/s yang semakin rendah, Kekeringan Alur Sadap (KAS) tinggi, dan Kadar Karet Kering (KKK) yang hanya sekitar 20%. Kalau sudah begini, tidak ada lagi yang bisa direkomendasikan kecuali replanting. 
Ditinjau dari aspek ekonomi, rekomendasi ini tentu sangat disayangkan. Dan semakin kuat hipotesis bahwa perkebunan karet tanpa sistem pengendalian dan pengawasan yang ketat pada aspek penyadapannya akan semakin merugikan perkebunan itu sendiri. Singkatnya, pengawasan penyadapan adalah kunci utama kesinambungan produksi yang tinggi.


EVALUASI LAPANG KEBUN KARET

Baku sistem konsultasi dan evaluasi perkebunan hingga saat ini mengacu kepada suatu sistem yang berbentuk badan usaha. Kontrak evaluasi biasanya jangka panjang, menuruti sistem antar badan usaha. Tidak dapat dipungkiri sistem ini inefsieisn atau berbiaya tinggi, seringkali rekomendasi yang disusun sangat umum dan tidak menyetuh aspek yang khusus dan spesifik  karena secara umum rekomendasi dari badan usaha konsultan untuk kebutuhan formalistik perbankan atau untuk kebutuhan lain yang belum menyentuh aspek mendasar, teknis dan mikro dari suatu fakta di lapangan.

Atas dasar itu, kami, menyediakan jasa evaluasi lapang kebun karet yang sifatnya individual. Selain nirelatif lebih efisien, kami  selalu mengevaluasi untuk kebutuhan peningkatan manajemen kebun dan manajemen tanaman dalam skala mikro. Dengan demikian, rekomendasi yang kami susun setelah evaluasi lapang bersifat aplikatif, menunjukkan kinerja yang lebih baik, dan lebih dari itu menambah khazanah pengetahuan dan keterampilan para pelaksana di perkebunan.

Pengalaman kami bekerja sebagai peneliti lebih dari 30 tahun dan telah mengevaluasi hampir seluruh perkebunan karet di Indonesia, baik dalam skala besar maupun kecil (kurang dari 1000 ha) merupakan modal dan kapasitas kami untuk menyediakan jasa evaluasi lapang kebun karet di seluruh Indonesia, tanpa mempertimbangkan keluasannya.  Karena sifatnya individual, biaya yang kami tawarkan jauh lebih efisien dan kami sudah menganut prinsip bahwa rekomendasi yang kami susun harus aplikatif, memecahkan masalah di perkebunan, meningkatkan kinerja perkebunan karet yang dievaluasi. Bidang bidang manajemen tanaman, manajemen panen, dan manajemen produksi dan aplikasi teknologi berbasis .

Team kecil kami dengan latar belakang pendidikan doktor dan master, lebih dari 30 tahun bekerja sebagai peneliti yang sudah mendiseminasi hasil penelitian sebagai paket teknologi serta sudah mengevaluasi, mengawal  penerapan rekomendasi, penerapan aspek teknologi dalam seluruh aspek manajemen kebun karet diyakini akan menguntungkan. Disamping itu, kami juga sangat berpengalaman dalam pelatihan SDM di perkebunan karet, demikian juga menelaah dan menemukan masalah masalah yang membebani manajemen perkebunan karet.

Bila berminat terhadap layanan dan jasa kami, dapat menghubungi kami melalui :



                        HP                   : 085292284096 – 085766566922
                        WA                  : 085766566922

                        Email               : bk1122mq@gmail.com